mungkin hanya blog patah hati

Standar

Mungkin ini hanya blog patah hati. Cerita tentang satu orang perempuan yang hanya bisa berusaha bangkit lagi setiap sayapny selalu dipotong disaat ia baru ingin belajar terbang. Mungkin, Tuhan hanya ingin menunjukan bahwa terbang tidak harus melulu dengan sayap. Dan kali ini, yang memotongnya, kamu.

Kamu. Kamu yang dulu tidak aku kenal dan hidup berbeda di sana. Kamu yang datang lewat teman kantorku dan menyapa hatiku yang sedang kosong di sini. Kamu yang kemudian mengenalku dan mencoba berjalan denganku. Kamu, yang kemudian aku kenal dengan semua figurmu yang baru bagiku. Kamu datang begitu saja di hidupku.

Kamu yang menyodorkan harapan baru bagi diriku yang memang sedang sangat haus akan hal itu. Kamu yang membuatku belajar menerima semua kekuranganmu, karena kelebihanmu sudah menutup mataku. Kamu yang kemudian mengisi setiap hari-hariku, setiap jam dihidupku, setiap menit di waktuku, setiap detik di nafasku. Kamu yang begitu dekat berada di sisiku. Kamu yang menyuguhkan kesopanan dan menyirap hatiku seketika. Kamu yang dapat menghangatkan cerita hidupku dengan semua tentang kamu.

Kamu yang memenuhi otaku dengan kekaguman, kebanggaan, kebiasaan dengan kamu. Kamu, yang selalu aku kagumi, aku banggakan. Kamu, yang selalu muncul di depan rumahku setiap wiken datang dan membuat aku bisa tidur lelap tersenyum malam setelahnya. Kamu, yang membuat hari ulang tahunku ke 25 begitu indah. Kamu yang membuatku ingin selalu memeluk kamu. Kamu, yang selalu memegang tanganku di setiap perjalanan kita. Kamu yang wangi, yang selalu membuatku sangat nyaman ada di pelukanmu. Membuatku ingin selalu memelukmu, tenang mendengar detak jantungmu.

Kamu, yang tepat 1 minggu lalu meninggalkanku. Kamu yang satu minggu lalu mendengarku memohon, menangis, memaksa memelukmu hanya untuk ingin terus ada di hidupmu. Dan setelah itu kamu pergi dengan perempuan lain. Kamu, yang bilang padaku tentang semua sifat jeleku dan itu mengganggu kamu. Kamu, yang beralibi tentang ketidakcocokan kita padahal hanya ingin pergi dengan wanita lain. Kamu yang memulai semuanya dan mengakhiri semuanya. Kamu yang jahat. Kamu yang membuatku mengangis di minggu-minggu ini. Kamu yang entah dimana akal sehatmu, sehingga lebih memilih wanita itu. Kamu yang cuma singgah di hidupku kemudian tanpa tanggung jawab membuang hatiku. Kamu yang memaksaku tahu bagaimana rasa dikhianati, dibohongi, diduakan. Kamu dengan semua cerita singkatmu. Aku tidak pernah meminta untuk mengenalmu. Aku sudah berusaha maksimal sebisaku untuk kamu. Hey kamu yang ada di sana, yang sedang bersama wanita lain, wanita dari masa lalumu yang kamu pilih, sedang apa kamu? Pernah kamu tahu seperti apa aku di sini tanpa kamu, tanpa kebiasaan dengan kamu. Kamu yang dulu membaca blogku dan ingin ada di dalamnya. Sekarang keinginanmu tercapai. Walau harus dengan cerita sedih ini.

Kamu.

Iklan

8 responses »

  1. Hehe.. Pada jamannya emang segitu sakitnya sih.. Sip, td udh mampir baca yg patah hati jg. Pernah senasib nih kayakny.. Makasih ya udah baca. Follow my blog retnowid.wordpress.com. Bakal banyak tulisan seru lainnya bro.. πŸ˜€

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s